Kesatuan Sila-sila Pancasila yang saling Mengisi dan Saling Mengkualifikasi

Kesatuan Sila-sila Pancasila yang saling Mengisi dan Saling Mengkualifikasi - Halo Bro Blog Panduan Startup, Pada Postingan yang anda baca kali ini dengan judul Kesatuan Sila-sila Pancasila yang saling Mengisi dan Saling Mengkualifikasi, Saya telah mempersiapkan artikel ini dengan sebaik mungkin untuk anda baca dan ambil ilmu di dalamnya. Semoga isi Artikel Artikel Filsafat Pancasila, yang saya buat ini bisa anda pahami. Okelah, selamat membaca.

Judul : Kesatuan Sila-sila Pancasila yang saling Mengisi dan Saling Mengkualifikasi
link : Kesatuan Sila-sila Pancasila yang saling Mengisi dan Saling Mengkualifikasi

Baca juga


Kesatuan Sila-sila Pancasila yang saling Mengisi dan Saling Mengkualifikasi

2. Kesatuan Sila-sila Pancasila yang saling Mengisi dan Saling Mengkualifikasi

Sila-sila Pancasila sebagai kesatuan dapat dirumuskan pula dalam hubungannya dengan saling mengisi atau mengkualifikasi dalam rangka hubungan hierarkhis piramidal tadi.

Tiap-tiap sila seperti telah telah disebutkan di atas  mengandung empat sila lainnya.

Untuk kelengkapan dari hubungan kesatuan keseluruhan dari sila-sila Pancasila dipersatukan dengan rumus hierarkhis tersebut di atas.

1. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa adalah Ketuhanan yang berkemanusiaan yang adil dan beradap, yang dipersatuan Indonesia, yang berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

2. Sila kedua : kemanusiaan yang adil dan berasap adalah kemanusiaan yang Berketuhanan Yang Maha Esa, yang berpersatuan Indonesia, yang berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

3. Sila ketiga : persatuan Indonesia adalah persatuan yang Berketuhanan Yang Maha Esa, berkemanusiaan yang adil dan beradap, yang berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

4. Sila keempat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, adalah kerakyatan yang Berketuhanan Yang Maha Esa, berkemanusiaan yang adil dan beradap, yang berpersatuan Indonesia, yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

5. Sila kelima : keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah keadilan yang Berketuhanan Yang Maha Esa, berkemanusiaan yang adil dan beradap, yang berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. (Notonagoro, 1975: 43,44)



Demikianlah Artikel Kesatuan Sila-sila Pancasila yang saling Mengisi dan Saling Mengkualifikasi

Sekianlah postingan Kesatuan Sila-sila Pancasila yang saling Mengisi dan Saling Mengkualifikasi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sedang membaca artikel Kesatuan Sila-sila Pancasila yang saling Mengisi dan Saling Mengkualifikasi dengan alamat link https://blog.panduanstartup.com/2017/09/kesatuan-sila-sila-pancasila-yang.html

0 comments:

Post a Comment